Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَمَنْ﴾ أَيْ لَا ﴿يَرْغَب عَنْ مِلَّة إبْرَاهِيم﴾ فَيَتْرُكهَا ﴿إلَّا مَنْ سَفِهَ نَفْسه﴾ جَهِلَ أَنَّهَا مَخْلُوقَة لِلَّهِ يَجِب عَلَيْهَا عِبَادَته أَوْ اسْتَخَفَّ بِهَا وَامْتَهَنَهَا ﴿وَلَقَدْ اصْطَفَيْنَاهُ﴾ اخْتَرْنَاهُ ﴿فِي الدُّنْيَا﴾ بِالرِّسَالَةِ وَالْخَلَّة ﴿وَإِنَّهُ فِي الْآخِرَة لَمِنْ الصَّالِحِينَ﴾ الَّذِينَ لَهُمْ الدَّرَجَات الْعُلَى ١٣ -
"Dan tidak ada yang [maksudnya: tidak ada yang] membenci agama Ibrahim [lalu meninggalkannya], melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri [yaitu orang yang tidak tahu bahwa dirinya diciptakan oleh Allah dan wajib menyembah-Nya, atau orang yang meremehkan dan menghinakan dirinya sendiri]. Dan sungguh Kami telah memilihnya [memilih Ibrahim] di dunia [dengan kerasulan dan predikat khalilullah/kekasih Allah], dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh [yang memperoleh derajat yang tinggi]."