Tafsir Al-Jalalayn
﴿أُولَئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوْا الضَّلَالَة بِالْهُدَى﴾ أَخَذُوهَا بَدَله فِي الدُّنْيَا ﴿وَالْعَذَاب بِالْمَغْفِرَةِ﴾ الْمُعَدَّة لَهُمْ فِي الْآخِرَة لَوْ لَمْ يَكْتُمُوا ﴿فَمَا أَصْبَرهمْ عَلَى النَّار﴾ أَيْ مَا أَشَدّ صَبْرهمْ وَهُوَ تَعَجُّب لِلْمُؤْمِنِينَ مِنْ ارْتِكَابهمْ مُوجِبَاتهَا مِنْ غَيْر مُبَالَاة وَإِلَّا فَأَيّ صَبْر لَهُمْ ١٧ -
Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk [yaitu mengambil kesesatan sebagai ganti petunjuk di dunia] dan siksaan dengan ampunan [yang dipersiapkan bagi mereka di akhirat sekiranya mereka tidak menyembunyikan kebenaran]. Maka alangkah beraninya mereka menentang api neraka [maksudnya, alangkah kuatnya kesabaran mereka. Ungkapan ini merupakan keheranan bagi orang-orang mukmin atas keberanian mereka melakukan hal-hal yang mendatangkan siksa neraka tanpa memedulikannya, sebab jika tidak demikian, kesabaran apa yang mereka miliki?]