Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَاذْكُرُوا اللَّه﴾ بِالتَّكْبِيرِ عِنْد رَمْي الْجَمَرَات ﴿فِي أَيَّام مَعْدُودَات﴾ أَيْ أَيَّام التَّشْرِيق الثَّلَاثَة ﴿فَمَنْ تَعَجَّلَ﴾ أَيْ اسْتَعْجَلَ بِالنَّفْرِ مِنْ مِنًى ﴿فِي يَوْمَيْنِ﴾ أَيْ فِي ثَانِي أَيَّام التَّشْرِيق بَعْد رَمْي جِمَاره ﴿فَلَا إثْم عَلَيْهِ﴾ بِالتَّعْجِيلِ ﴿وَمَنْ تَأَخَّرَ﴾ بِهَا حَتَّى بَاتَ لَيْلَة الثَّالِث وَرَمَى جِمَاره ﴿فَلَا إثْم عَلَيْهِ﴾ بِذَلِكَ أَيْ هُمْ مُخَيَّرُونَ فِي ذَلِكَ وَنَفْي الْإِثْم ﴿لِمَنْ اتَّقَى﴾ اللَّه فِي حَجّه لِأَنَّهُ الْحَاجّ فِي الْحَقِيقَة ﴿وَاتَّقُوا اللَّه وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إلَيْهِ تُحْشَرُونَ﴾ فِي الْآخِرَة فَيُجَازِيكُمْ بِأَعْمَالِكُمْ ٢٠ -
Dan berzikirlah kepada Allah [dengan bertakbir ketika melempar jamrah] pada hari-hari yang terbilang [yaitu tiga hari Tasyrik]. Barang siapa bertolak cepat [bersegera untuk berangkat meninggalkan Mina] dalam dua hari [yaitu pada hari kedua dari hari-hari Tasyrik setelah melempar jamrahnya], maka tidak ada dosa baginya [sebab bertolak cepat itu]. Dan barang siapa menangguhkannya [di Mina hingga bermalam pada malam ketiga dan melempar jamrahnya], maka tidak ada dosa pula baginya [sebab hal itu, maksudnya mereka boleh memilih antara kedua pilihan tersebut]. Dan peniadaan dosa itu adalah [bagi orang yang bertakwa] kepada Allah dalam ibadah hajinya, karena dialah orang yang berhaji secara hakiki. Dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya [di akhirat kelak, lalu Dia akan membalas amal perbuatanmu].