﴿لَا يُؤَاخِذكُمْ اللَّه بِاللَّغْوِ﴾ الْكَائِن ﴿فِي أَيْمَانكُمْ﴾ وَهُوَ مَا يَسْبِق إلَيْهِ اللِّسَان مِنْ غَيْر قَصْد الْحَلِف نَحْو وَاَللَّه وَبَلَى وَاَللَّه فَلَا إثْم عَلَيْهِ وَلَا كَفَّارَة ﴿وَلَكِنْ يُؤَاخِذكُمْ بِمَا كَسَبَتْ قُلُوبكُمْ﴾ أَيْ قَصَدَتْهُ مِنْ الْأَيْمَان إذَا حَنِثْتُمْ ﴿وَاَللَّه غَفُور﴾ لِمَا كَانَ مِنْ اللَّغْو ﴿حليم﴾ بتأخير العقوبة عن مستحقها
٢٢ -
Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak disengaja [yang terdapat] [dalam sumpahmu] [yaitu apa yang terucap oleh lidah tanpa ada maksud bersumpah, seperti ucapan 'Wallahi' (Demi Allah) dan 'Bala Wallahi' (Ya, demi Allah), maka tidak ada dosa dan tidak ada kafarat baginya], tetapi Dia menghukum kamu disebabkan apa yang disengaja oleh hatimu [yakni yang dimaksudkan oleh hati dari sumpah-sumpah itu apabila kamu melanggarnya]. Dan Allah Maha Pengampun [terhadap sumpah yang tidak disengaja], Maha Penyantun [dengan menangguhkan hukuman dari orang yang berhak menerimanya].