Tafsir Al-Jalalayn
﴿تِلْكَ﴾ هَذِهِ الْآيَات آيَات اللَّه ﴿نَتْلُوهَا﴾ نَقُصّهَا ﴿عَلَيْك﴾ يَا مُحَمَّد ﴿بِالْحَقِّ﴾ بِالصِّدْقِ ﴿وَإِنَّك لَمِنْ الْمُرْسَلِينَ﴾ التَّأْكِيد بِأَنَّ وَغَيْرهَا رَدّ لِقَوْلِ الْكُفَّار لَهُ لَسْت مُرْسَلًا ٢٥ - ﴿تِلْكَ﴾ مُبْتَدَأ ﴿الرُّسُل﴾ نَعْت أَوْ عَطْف بَيَان وَالْخَبَر ﴿فَضَّلْنَا بَعْضهمْ عَلَى بَعْض﴾ بِتَخْصِيصِهِ بِمَنْقَبَةٍ لَيْسَتْ لِغَيْرِهِ ﴿مِنْهُمْ مَنْ كَلَّمَ اللَّه﴾ كَمُوسَى ﴿وَرَفَعَ بَعْضهمْ﴾ أَيْ مُحَمَّد ﷺ ﴿دَرَجَات﴾ عَلَى غَيْره بِعُمُومِ الدَّعْوَة وَخَتْم النُّبُوَّة وَتَفْضِيل أُمَّته عَلَى سَائِر الْأُمَم وَالْمُعْجِزَات المتكاثرات والخصائص العديدة ﴿وآتينا عيسى بن مَرْيَم الْبَيِّنَات وَأَيَّدْنَاهُ﴾ قَوَّيْنَاهُ ﴿بِرُوحِ الْقُدُس﴾ جِبْرِيل يَسِير مَعَهُ حَيْثُ سَارَ ﴿وَلَوْ شَاءَ اللَّه﴾ هَدَى النَّاس جَمِيعًا ﴿مَا اقْتَتَلَ الَّذِينَ مِنْ بَعْدهمْ﴾ بَعْد الرُّسُل أَيْ أُمَمهمْ ﴿مِنْ بَعْد مَا جَاءَتْهُمْ الْبَيِّنَات﴾ لِاخْتِلَافِهِمْ وَتَضْلِيل بَعْضهمْ بَعْضًا ﴿وَلَكِنْ اخْتَلَفُوا﴾ لِمَشِيئَتِهِ ذَلِكَ ﴿فَمِنْهُمْ مَنْ آمَنَ﴾ ثَبَتَ عَلَى إيمَانه ﴿وَمِنْهُمْ مَنْ كَفَرَ﴾ كَالنَّصَارَى بَعْد الْمَسِيح ﴿وَلَوْ شَاءَ اللَّه مَا اقْتَتَلُوا﴾ تَأْكِيد ﴿وَلَكِنَّ اللَّه يَفْعَل مَا يُرِيد﴾ مِنْ توفيق من شاء وخذلان من شاء ٢٥ -
Itulah [ayat-ayat ini] ayat-ayat Allah, Kami bacakan [Kami kisahkan] kepadamu [wahai Muhammad] dengan benar; [dengan penuh kebenaran,] dan sesungguhnya engkau benar-benar termasuk para rasul. [Penegasan dengan kata 'inna' dan selainnya merupakan bantahan terhadap perkataan orang-orang kafir kepadanya: "Engkau bukanlah seorang rasul."] Rasul-rasul itu [kata 'tilka' kedudukannya sebagai mubtada, 'ar-rusul' sebagai sifat atau 'athaf bayan, dan khabarnya adalah:] Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain [dengan mengkhususkannya pada suatu keutamaan yang tidak dimiliki yang lain]. Di antara mereka ada yang Allah berbicara langsung [dengan dia, seperti Musa], dan sebagian lagi Dia tinggikan [yaitu Muhammad ﷺ] beberapa derajat [atas yang lainnya dengan keumuman risalah, penutup para nabi, keutamaan umatnya atas seluruh umat, mukjizat yang banyak, serta keistimewaan yang berlimpah]. Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam bukti-bukti yang nyata serta Kami perkuat dia [Kami kuatkan dia] dengan Rohulqudus [Jibril, yang selalu menyertainya ke mana pun dia pergi]. Kalau Allah menghendaki [niscaya Dia memberi petunjuk kepada seluruh manusia], niscaya orang-orang setelah mereka [setelah para rasul, yaitu umat-umat mereka] tidak akan saling membunuh setelah bukti-bukti sampai kepada mereka [karena perselisihan mereka dan saling menyesatkan satu sama lain]. Tetapi mereka berselisih [karena kehendak-Nya atas hal tersebut], maka ada di antara mereka yang beriman [tetap teguh dalam keimanannya] dan ada [pula] di antara mereka yang kafir [seperti kaum Nasrani setelah Al-Masih]. Kalau Allah menghendaki, tidaklah mereka saling membunuh [merupakan penegasan]. Tetapi Allah berbuat menurut apa yang Dia kehendaki [berupa memberikan taufik kepada siapa yang Dia kehendaki dan menelantarkan siapa yang Dia kehendaki]. 25 -