Tafsir Al-Jalalayn
﴿يُؤْتِي الْحِكْمَة﴾ أَيْ الْعِلْم النَّافِع الْمُؤَدِّي إلَى الْعَمَل ﴿مَنْ يَشَاء وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَة فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا﴾ لِمَصِيرِهِ إلَى السَّعَادَة الْأَبَدِيَّة ﴿وَمَا يُذْكَر﴾ فِيهِ إدْغَام التَّاء فِي الْأَصْل فِي الذَّال يتعظ ﴿إلا أولوا الْأَلْبَاب﴾ أَصْحَاب الْعُقُول ٢٧ -
"Dia memberikan hikmah" [yakni ilmu yang bermanfaat yang mendorong pada amal] "kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa yang diberi hikmah, sungguh dia telah diberi kebaikan yang banyak" [karena ia menuju kepada kebahagiaan yang abadi]. "Dan tidak ada yang mengambil pelajaran" [pada kata 'yazzakkaru' terjadi idgham huruf ta asli ke dalam huruf dzal, yakni mengambil pelajaran] "kecuali orang-orang yang berakal" [pemilik akal pikiran].