Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَإِذْ وَاعَدْنَا﴾ بِأَلِفٍ وَدُونهَا ﴿مُوسَى أَرْبَعِينَ لَيْلَة﴾ نُعْطِيه عِنْد انْقِضَائِهَا التَّوْرَاة لِتَعْمَلُوا بِهَا ﴿ثُمَّ اتَّخَذْتُمْ الْعِجْل﴾ الَّذِي صَاغَهُ لَكُمْ السَّامِرِيّ إلَهًا ﴿مِنْ بَعْده﴾ أَيْ بَعْد ذَهَابه إلَى مِيعَادنَا ﴿وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ﴾ بِاِتِّخَاذِهِ لِوَضْعِكُمْ الْعِبَادَة فِي غَيْر محلها ٥ -
Dan [ingatlah] ketika Kami menjanjikan [dibaca dengan alif (wā'adnā) atau tanpa alif (wa'adnā)] kepada Musa empat puluh malam [Kami akan memberikan padanya Kitab Taurat setelah berlalu malam-malam itu agar kamu mengamalkannya], kemudian kamu menjadikan patung anak sapi [yang dibuat oleh Samiri sebagai tuhan] sesudah itu [yakni sesudah kepergiannya ke tempat janji Kami], dan kamu adalah orang-orang yang zalim [dengan menjadikannya tuhan, karena kamu meletakkan ibadah tidak pada tempatnya].