Tafsir Al-Jalalayn
﴿أَفَلَا يَرَوْنَ أَ﴾ أَنْ مُخَفَّفَة مِنْ الثَّقِيلَة وَاسْمهَا مَحْذُوف أَيْ أَنَّهُ ﴿لَا يَرْجِع﴾ الْعِجْل ﴿إلَيْهِمْ قَوْلًا﴾ أَيْ لَا يَرُدّ لَهُمْ جَوَابًا ﴿وَلَا يَمْلِك لَهُمْ ضَرًّا﴾ أَيْ دَفْعه ﴿وَلَا نَفْعًا﴾ أَيْ جَلْبه أَيْ فَكَيْفَ يَتَّخِذ إلَهًا ٩ -
Maka apakah mereka tidak memperhatikan bahwa [kata 'an' di sini diringankan dari 'tsaqilah' dan isimnya dibuang, maksudnya: bahwasanya ia, yakni anak sapi itu,] "tidak dapat mendatangkan kepada mereka perkataan" [maksudnya tidak dapat memberikan jawaban kepada mereka,] "dan tidak kuasa menolak kemudaratan" [yakni menolaknya] "dan tidak pula mendatangkan kemanfaatan" [yakni menariknya bagi mereka? Maksudnya, bagaimana mungkin ia dijadikan sebagai tuhan?]