﴿وَإِنْ﴾ مَا ﴿أَدْرِي لَعَلَّهُ﴾ أَيْ مَا أَعْلَمْتُكُمْ بِهِ وَلَمْ يُعْلَم وَقْته ﴿فِتْنَة﴾ اخْتِبَار ﴿لَكُمْ﴾ لِيُرَى كَيْفَ صُنْعكُمْ ﴿وَمَتَاع﴾ تَمَتُّع ﴿إلَى حِين﴾ أي انقضاء آجالكم وهذا مقابل لِلْأَوَّلِ الْمُتَرَجَّى بِلَعَلَّ وَلَيْسَ الثَّانِي مَحَلًّا لِلتَّرَجِّي
١١ -
"Dan aku tidak [yakni tidak] tahu, boleh jadi hal itu [yaitu apa yang telah aku beritahukan kepada kalian namun tidak diketahui waktunya] adalah cobaan [yakni ujian] bagi kalian [untuk melihat bagaimana sikap kalian] dan kesenangan [yakni kenikmatan] sampai waktu yang tertentu [yaitu hingga berakhirnya ajal kalian. Hal ini merupakan kebalikan dari perkara pertama yang diharapkan dengan kata 'boleh jadi', sedangkan perkara kedua ini bukanlah tempat untuk pengharapan]." 11 -