﴿أَمْ﴾ بِمَعْنَى بَلْ لِلِانْتِقَالِ وَالْهَمْزَة لِلْإِنْكَارِ ﴿اتَّخَذُوا آلِهَة﴾ كَائِنَة ﴿مِنْ الْأَرْض﴾ كَحَجَرٍ وَذَهَب وَفِضَّة ﴿هُمْ﴾ أَيْ الْآلِهَة ﴿يَنْشُرُونَ﴾ أَيْ يُحْيُونَ الْمَوْتَى لَا وَلَا يَكُون إلَهًا إلَّا مَنْ يُحْيِي الموتى
٢ -
Apakah [huruf 'am' di sini bermakna 'bal' (bahkan/tetapi) untuk perpindahan topik, sedangkan hamzah bermakna pengingkaran] mereka mengambil tuhan-tuhan [yang ada] dari bumi [seperti batu, emas, dan perak] yang [yakni tuhan-tuhan itu] dapat menghidupkan [orang-orang mati? Jawabannya: Tidak, dan tidak ada yang menjadi Tuhan kecuali Dzat yang menghidupkan orang mati].