Tafsir Al-Jalalayn
﴿بَلْ﴾ لِلِانْتِقَالِ مِنْ غَرَض إلَى آخَر فِي الْمَوَاضِع الثَّلَاثَة ﴿قَالُوا﴾ فِيمَا أَتَى بِهِ مِنْ الْقُرْآن هُوَ ﴿أَضْغَاث أَحْلَام﴾ أَخْلَاط رَآهَا فِي النَّوْم ﴿بَلْ افْتَرَاهُ﴾ اخْتَلَقَهُ ﴿بَلْ هُوَ شَاعِر﴾ فَمَا أَتَى بِهِ شِعْر ﴿فَلْيَأْتِنَا بِآيَةٍ كَمَا أرسل الأولون﴾ كالناقة والعصا واليد قال تعالى
Bahkan [kata 'bal' digunakan untuk perpindahan dari satu maksud ke maksud lain pada ketiga tempat tersebut], mereka berkata [mengenai Al-Qur'an yang dibawanya], "Itu adalah mimpi-mimpi yang kacau [bauran mimpi yang dilihatnya saat tidur], bahkan dia telah mengada-adakannya [membuat-buatnya], bahkan dia adalah seorang penyair [maka apa yang dibawanya adalah syair], maka hendaknya dia mendatangkan kepada kita suatu mukjizat sebagaimana [mukjizat-mukjizat yang] diutus kepada orang-orang terdahulu." [Seperti unta betina, tongkat, dan tangan. Allah Ta'ala berfirman:]