﴿وَ﴾ اُذْكُرْ ﴿نُوحًا﴾ وَمَا بَعْده بَدَل مِنْهُ ﴿إذْ نَادَى﴾ دَعَا عَلَى قَوْمه بِقَوْلِهِ ﴿رَبّ لَا تَذَر﴾ إلَخْ ﴿مِنْ قَبْل﴾ أَيْ قَبْل إبْرَاهِيم وَلُوط ﴿فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ﴾ الَّذِينَ فِي سَفِينَته ﴿مِنْ الْكَرْب الْعَظِيم﴾ أَيْ الْغَرَق وَتَكْذِيب قَوْمه لَهُ
٧ -
Dan [ingatlah] Nuh [dan apa yang sesudahnya menjadi badal darinya,] ketika dia berdoa [menyeru kebinasaan atas kaumnya dengan ucapannya: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan..." dan seterusnya,] sebelum itu [yakni sebelum Ibrahim dan Luth,] maka Kami memperkenankan doanya, lalu Kami menyelamatkan dia dan pengikutnya [yang berada di dalam bahteranya] dari bencana yang besar [yakni tenggelam dan pendustaan kaumnya terhadap dirinya].