Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَاسْتَجَبْنَا لَهُ﴾ نِدَاءَهُ ﴿فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرّ وَآتَيْنَاهُ أَهْله﴾ أَوْلَاده الذُّكُور وَالْإِنَاث بِأَنْ أُحْيُوا لَهُ وَكُلّ مِنْ الصِّنْفَيْنِ ثَلَاث أَوْ سَبْع ﴿وَمِثْلهمْ مَعَهُمْ﴾ مِنْ زَوْجَته وَزِيدَ فِي شَبَابهَا وَكَانَ لَهُ أَنْدَر لِلْقَمْحِ وَأَنْدَر لِلشَّعِيرِ فَبَعَثَ اللَّه سَحَابَتَيْنِ أَفْرَغَتْ إحْدَاهُمَا عَلَى أَنْدَر الْقَمْح الذَّهَب وَأَفْرَغَتْ الْأُخْرَى عَلَى أَنْدَر الشَّعِير الْوَرِق حَتَّى فَاضَ ﴿رَحْمَة﴾ مَفْعُول لَهُ ﴿مِنْ عندنا﴾ صفة ﴿وذكرى للعابدين﴾ ليصبروا فيثابوا ٨ - ﴿و﴾ اذكر ﴿إسماعيل وَإِدْرِيس وَذَا الْكِفْل كُلّ مِنْ الصَّابِرِينَ﴾ عَلَى طَاعَة اللَّه وَعَنْ مَعَاصِيه ٨ -
Maka Kami mengabulkan baginya [seruannya itu] lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya [yaitu anak-anaknya yang laki-laki dan perempuan dengan cara dihidupkan kembali untuknya, di mana masing-masing dari dua jenis kelamin tersebut berjumlah tiga atau tujuh] dan Kami lipatgandakan jumlah mereka [dari istrinya, dan dibangkitkan kembali masa mudanya. Dan Nabi Ayyub memiliki tempat penjemuran gandum dan tempat penjemuran jelai, lalu Allah mengutus dua gumpalan awan; salah satunya menyiramkan emas di atas lumbung gandum dan yang lainnya menyiramkan perak di atas lumbung jelai hingga melimpah ruah] sebagai rahmat [kedudukannya menjadi Maf'ul Lahu] dari sisi Kami [menjadi Sifat] dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami [agar mereka bersabar sehingga mereka mendapat pahala.] Dan [ingatlah] Ismail, Idris, dan Dzulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar [dalam ketaatan kepada Allah dan dalam menjauhi maksiat kepada-Nya].