Tafsir Al-Jalalayn
قال تعالى ﴿مَا يَنْظُرُونَ﴾ أَيْ يَنْتَظِرُونَ ﴿إلَّا صَيْحَة وَاحِدَة﴾ وَهِيَ نَفْخَة إسْرَافِيل الْأُولَى ﴿تَأْخُذهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ﴾ بِالتَّشْدِيدِ أَصْله يَخْتَصِمُونَ نُقِلَتْ حَرَكَة التَّاء إلَى الْخَاء وَأُدْغِمَتْ فِي الصَّاد أَيْ وَهُمْ فِي غَفْلَة عَنْهَا بِتَخَاصُمٍ وَتَبَايُع وَأَكْل وَشُرْب وَغَيْر ذَلِكَ وَفِي قِرَاءَة يَخْصِمُونَ كَيَضْرِبُونَ أَيْ يَخْصِم بعضهم بعضا
Allah Ta'ala berfirman: [Tidak ada yang mereka tunggu] maksudnya mereka nantikan [melainkan satu teriakan saja] yaitu tiupan terompet pertama dari Malaikat Israfil, [yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar] dengan tasydid (يَخِصِّمُونَ), asalnya adalah يَخْتَصِمُونَ (bertengkar), harakat ta dipindahkan ke kha dan diidghamkan ke dalam shad. Maksudnya, mereka berada dalam kelalaian darinya saat sedang bertengkar, jual-beli, makan, minum, dan selain itu. Dan dalam satu qira'at dibaca يَخْصِمُونَ seperti يَضْرِبُونَ, yakni sebagian dari mereka mengalahkan (berdebat) sebagian yang lain.