Tafsir Al-Jalalayn
﴿الَّذِينَ﴾ بَدَل أَوْ نَعْت لِلْمُنَافِقِينَ ﴿يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاء مِنْ دُون الْمُؤْمِنِينَ﴾ لِمَا يَتَوَهَّمُونَ فِيهِمْ مِنْ الْقُوَّة ﴿أَيَبْتَغُونَ﴾ يَطْلُبُونَ ﴿عِنْدهمْ الْعِزَّة﴾ اسْتِفْهَام إنْكَار أَيْ لَا يَجِدُونَ عِنْدهمْ ﴿فَإِنَّ الْعِزَّة لِلَّهِ جَمِيعًا﴾ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَة وَلَا يَنَالهَا إلا أولياؤه ١٤ -
[Yaitu] orang-orang [sebagai *badal* atau *na'at* bagi orang-orang munafik] yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin [karena menduga adanya kekuatan pada diri mereka]. Apakah mereka mencari [menuntut] kejayaan di sisi mereka? [Kata tanya di sini bersifat *inkar*, yakni mereka tidak akan mendapatkannya di sisi orang kafir]. Maka sesungguhnya semua kejayaan itu milik Allah [di dunia dan di akhirat, dan tidak akan diperoleh kecuali oleh para kekasih-Nya]. 14 -