﴿فَهَلْ عَسَيْتُمْ﴾ بِكَسْرِ السِّين وَفَتْحهَا وَفِيهِ الْتِفَات عَنْ الْغِيبَة إلَى الْخِطَاب أَيْ لَعَلَّكُمْ ﴿إنْ تَوَلَّيْتُمْ﴾ أَعْرَضْتُمْ عَنْ الْإِيمَان ﴿أَنْ تُفْسِدُوا فِي الْأَرْض وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامكُمْ﴾ أَيْ تَعُودُوا إلَى أَمْر الْجَاهِلِيَّة مِنْ الْبَغْي وَالْقِتَال
٢ -
Maka apakah sekiranya kamu [dibaca dengan kasrah pada huruf sin ('asaitum) atau fathah ('asaitum), dan di dalamnya terdapat iltifat dari kata ganti orang ketiga menjadi kata ganti orang kedua, yakni mudah-mudahan kamu], jika kamu berkuasa [atau berpaling dari keimanan], akan berbuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaanmu? [maksudnya kamu kembali kepada urusan jahiliyah yaitu berbuat zalim dan berperang].