﴿عسى ربنا أن يُبْدِلنَا﴾ بِالتَّشْدِيدِ وَالتَّخْفِيف ﴿خَيْرًا مِنْهَا إنَّا إلَى رَبّنَا رَاغِبُونَ﴾ لِيَقْبَل تَوْبَتنَا وَيَرُدّ عَلَيْنَا خَيْرًا مِنْ جَنَّتنَا رُوِيَ أَنَّهُمْ أُبْدِلُوا خَيْرًا مِنْهَا
٣ -
"Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita [lafaz 'yubdilanaa' dapat dibaca dengan tasydid (yubaddilanaa) atau takhfif (yubdilanaa)] dengan yang lebih baik daripadanya; sesungguhnya kita berharap kepada Tuhan kita," [agar Dia menerima tobat kita dan mengembalikan kepada kita kebun yang lebih baik dari kebun kita. Diriwayatkan bahwa mereka memang diberi ganti kebun yang lebih baik daripadanya].