﴿تَعْرُج﴾ بِالتَّاءِ وَالْيَاء ﴿الْمَلَائِكَة وَالرُّوح﴾ جِبْرِيل ﴿إلَيْهِ﴾ إلَى مَهْبِط أَمْره مِنْ السَّمَاء ﴿فِي يَوْم﴾ مُتَعَلِّق بِمَحْذُوفٍ أَيْ يَقَع الْعَذَاب بِهِمْ فِي يَوْم الْقِيَامَة ﴿كَانَ مِقْدَاره خَمْسِينَ أَلْف سَنَة﴾ بِالنِّسْبَةِ إلَى الْكَافِر لِمَا يَلْقَى فِيهِ مِنْ الشَّدَائِد وَأَمَّا الْمُؤْمِن فَيَكُون أَخَفّ عَلَيْهِ مِنْ صَلَاة مَكْتُوبَة يُصَلِّيهَا فِي الدُّنْيَا كَمَا جَاءَ فِي الحديث
﴿Naik﴾ [dibaca dengan ta' (تعرج) dan ya' (يعرج)] ﴿para malaikat dan Ruh﴾ [Malaikat Jibril] ﴿kepada-Nya﴾ [ke tempat turunnya perintah-Nya di langit] ﴿pada suatu hari﴾ [berkaitan dengan kata yang dibuang, artinya: azab itu terjadi pada mereka di hari kiamat] ﴿yang kadarnya lima puluh ribu tahun﴾ [bagi orang kafir karena kedahsyatan yang ditanggungnya pada hari itu. Adapun bagi orang mukmin, hari itu lebih ringan baginya daripada shalat fardhu yang dikerjakannya di dunia, sebagaimana yang tersebut dalam hadits].