﴿قَالَ نُوح رَبّ إنَّهُمْ عَصَوْنِي وَاتَّبَعُوا﴾ أَيْ السَّفَلَة وَالْفُقَرَاء ﴿مَنْ لَمْ يَزِدْهُ مَاله وَوُلْده﴾ وَهُمْ الرُّؤَسَاء الْمُنَعَّم عَلَيْهِمْ بِذَلِكَ وَوُلْد بِضَمِّ الْوَاو وَسُكُون اللَّام وَبِفَتْحِهِمَا وَالْأَوَّل قِيلَ جَمْع وَلَد بِفَتْحِهِمَا كَخُشْبِ وَخَشَب وَقِيلَ بِمَعْنَاهُ كَبُخْلِ وَبَخَل ﴿إلَّا خَسَارًا﴾ طُغْيَانًا وَكُفْرًا
٢ -
Nuh berkata, "Ya Tuhanku, sungguh mereka telah mendurhakai aku, dan mereka [yakni orang-orang berstatus rendah dan fakir] telah mengikuti orang yang harta dan anak-anaknya [yaitu para pemimpin yang diberi kenikmatan tersebut; lafaz 'wulduh' dibaca dengan wau dammah dan lam sukun, atau keduanya fathah; bacaan pertama dikatakan jamak dari 'walad' seperti 'khusyb' dan 'khasyab', atau dikatakan bermakna sama seperti 'bukhl' dan 'bakhal'] tidak menambah baginya [kecuali kerugian] yaitu kesombongan dan kekafiran."