﴿أَلَيْسَ اللَّه بِأَحْكَم الْحَاكِمِينَ﴾ هُوَ أَقْضَى الْقَاضِينَ وَحُكْمه بِالْجَزَاءِ مِنْ ذَلِكَ وَفِي الْحَدِيث مَنْ قَرَأَ وَالتِّين إِلَى آخِرهَا فَلْيَقُلْ بَلَى وَأَنَا على ذلك من الشاهدين
Bukankah Allah Hakim yang paling adil? [Dia adalah Seadil-adil Hakim, dan hukum-Nya dengan memberi pembalasan adalah bagian dari hal itu. Dalam sebuah hadis disebutkan: Barang siapa membaca Surah 'Wat Tini' hingga akhir, hendaknya ia mengucapkan, "Bala wa ana 'ala zalika minas syahidin" (Benar, dan aku termasuk orang-orang yang bersaksi atas hal itu).]