Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَلَمَّا أَنَجَاهُمْ إذَا هُمْ يَبْغُونَ فِي الْأَرْض بغير الحق﴾ بالشرك ﴿يأيها النَّاس إنَّمَا بَغْيكُمْ﴾ ظُلْمكُمْ ﴿عَلَى أَنْفُسكُمْ﴾ لِأَنَّ إثْمه عَلَيْهَا هُوَ ﴿مَتَاع الْحَيَاة الدُّنْيَا﴾ تُمَتَّعُونَ فِيهَا قَلِيلًا ﴿ثُمَّ إلَيْنَا مَرْجِعكُمْ﴾ بَعْد الْمَوْت ﴿فَنُنَبِّئكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ﴾ فَنُجَازِيكُمْ عَلَيْهِ وَفِي قِرَاءَة بِنَصْبِ مَتَاع أَيْ تَتَمَتَّعُونَ ٢ -
Maka setelah Dia menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka berbuat kezaliman di bumi tanpa alasan yang benar [dengan melakukan kemusyrikan]. Wahai manusia! Sesungguhnya kezalimanmu [kejahatanmu] itu akan menimpa dirimu sendiri [karena dosanya akan ditanggung oleh diri kalian sendiri. Kezaliman itu hanyalah] kenikmatan hidup dunia [kalian bersenang-senang dengannya sebentar,] kemudian kepada Kamilah tempat kembalimu [setelah kematian,] lalu Kami beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan [maka Kami membalas kalian atasnya. Dan dalam satu qiraat dibaca *mataan* dengan nasab, yakni *tatamatta'una* (kamu sekalian bersenang-senang)].