Tafsir Al-Jalalayn
﴿لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا﴾ بِالْإِيمَانِ ﴿الْحُسْنَى﴾ الْجَنَّة ﴿وَزِيَادَة﴾ هِيَ النَّظَر إلَيْهِ تَعَالَى كَمَا فِي حَدِيث مُسْلِم ﴿وَلَا يَرْهَق﴾ يَغْشَى ﴿وُجُوههمْ قَتَر﴾ سَوَاد ﴿وَلَا ذلة﴾ كآبة ﴿أولئك أصحاب الجنة هم فيها خالدون﴾ ٢ - ﴿وَاَلَّذِينَ﴾ عَطْف عَلَى لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا أَيْ وَلِلَّذِينَ ﴿كَسَبُوا السَّيِّئَات﴾ عَمِلُوا الشِّرْك ﴿جَزَاء سَيِّئَة بِمِثْلِهَا وَتَرْهَقهُمْ ذِلَّة مَا لَهُمْ مِنْ اللَّه مِنْ﴾ زَائِدَة ﴿عَاصِم﴾ مَانِع ﴿كَأَنَّمَا أُغْشِيَتْ﴾ أَلُبِسَتْ ﴿وُجُوههمْ قِطَعًا﴾ بِفَتْحِ الطَّاء جَمْع قِطْعَة وَإِسْكَانهَا أَيْ جزءا ﴿من الليل مظلما أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون ٢ -
"Bagi orang-orang yang berbuat baik" [dengan keimanan] "ada pahala yang terbaik" [yaitu surga] "dan tambahnya" [yaitu melihat kepada-Nya Yang Mahatinggi, sebagaimana tercantum dalam hadis riwayat Muslim]. "Dan tidak menutupi" [tidak diliputi] "wajah-wajah mereka debu hitam" [kegelapan] "dan tidak [pula] kehinaan" [kemuraman]. "Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya." [Dan orang-orang yang] di'athafkan kepada 'lilladzina ahsanu' (bagi orang-orang yang berbuat baik), maksudnya: dan bagi orang-orang yang [mengerjakan kejahatan] melakukan kesyirikan, [balasan satu kejahatan adalah setimpal dengannya, dan mereka diliputi kehinaan. Tidak ada bagi mereka dari Allah seorang pun] kata 'min' adalah tambahan [pelindung] pencegah, [seakan-akan ditutupi] diselimuti [wajah-wajah mereka oleh kepingan-kepingan] dengan dibaca fathah tha-nya (qitha'an) bentuk jamak dari qith'ah, atau sukun tha-nya (qith'an) yakni potongan [malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.] 2 -