﴿وَلَوْ أَنَّ لِكُلِّ نَفْس ظَلَمَتْ﴾ كَفَرَتْ ﴿مَا فِي الْأَرْض﴾ جَمِيعًا مِنْ الْأَمْوَال ﴿لَافْتَدَتْ بِهِ﴾ مِنْ الْعَذَاب يَوْم الْقِيَامَة ﴿وَأَسَرُّوا النَّدَامَة﴾ عَلَى تَرْك الْإِيمَان ﴿لَمَّا رَأَوْا الْعَذَاب﴾ أَخْفَاهَا رُؤَسَاؤُهُمْ عن الضعفاء الذين أضلوهم مخافة التعبير ﴿وَقُضِيَ بَيْنهمْ﴾ بَيْن الْخَلَائِق ﴿بِالْقِسْطِ﴾ بِالْعَدْلِ ﴿وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ﴾ شَيْئًا
٥ -
Dan kalau saja setiap jiwa yang zalim [kafir] memiliki segala [harta benda] yang ada di bumi, [tentu dia hendak menebus dirinya dengan itu] dari azab pada hari kiamat. Dan mereka menyembunyikan penyesalan [karena telah meninggalkan iman] ketika mereka melihat azab [para pemimpin mereka menyembunyikannya dari orang-orang lemah yang telah mereka sesatkan karena takut dicela]. Dan diputuskan di antara mereka [di antara seluruh makhluk] dengan adil, dan mereka tidak dizalimi [sedikit pun].