Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَمِنْ ثَمَرَات النَّخِيل وَالْأَعْنَاب﴾ ثَمَر ﴿تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا﴾ خَمْرًا يُسْكِر سُمِّيَتْ بِالْمَصْدَرِ وَهَذَا قَبْل تَحْرِيمهَا ﴿وَرِزْقًا حَسَنًا﴾ كَالتَّمْرِ وَالزَّبِيب وَالْخَلّ وَالدِّبْس ﴿إنَّ فِي ذَلِكَ﴾ الْمَذْكُور ﴿لَآيَة﴾ دَالَّة عَلَى قُدْرَته تَعَالَى ﴿لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ﴾ يَتَدَبَّرُونَ ٦ -
Dan dari buah kurma dan anggur [yakni buah-buahannya], kamu membuat darinya minuman yang memabukkan [yaitu khamar yang memabukkan, dinamai dengan bentuk masdar, dan hal ini berlaku sebelum diharamkannya khamar] dan rezeki yang baik [seperti kurma basah, kismis, cuka, dan sirup]. Sesungguhnya pada yang demikian itu [yang telah disebutkan] benar-benar terdapat tanda [yang menunjukkan kekuasaan Allah Ta'ala] bagi orang-orang yang mengerti [yakni orang-orang yang mau merenungkannya]. 6 -