﴿وَقَالَ لَهُمْ نَبِيّهمْ﴾ لَمَّا طَلَبُوا مِنْهُ آيَة عَلَى مُلْكه ﴿إنَّ آيَة مُلْكه أَنْ يَأْتِيَكُمْ التَّابُوتُ﴾ الصُّنْدُوق كَانَ فِيهِ صُوَر الْأَنْبِيَاء أَنْزَلَهُ عَلَى آدَم وَاسْتَمَرَّ إلَيْهِمْ فَغَلَبَهُمْ الْعَمَالِقَة عَلَيْهِ وَأَخَذُوهُ وَكَانُوا يَسْتَفْتِحُونَ بِهِ عَلَى عَدُوّهُمْ وَيُقَدِّمُونَهُ في القتال ويسكنون إليه كما قال تعالى ﴿فِيهِ سَكِينَة﴾ طُمَأْنِينَة لِقُلُوبِكُمْ ﴿مِنْ رَبّكُمْ وَبَقِيَّة مِمَّا تَرَكَ آل مُوسَى وَآل هَارُونَ﴾ وَهِيَ نَعْلَا مُوسَى وَعَصَاهُ وَعِمَامَة هَارُونَ وَقَفِيز مِنْ الْمَنّ الَّذِي كَانَ يَنْزِل عَلَيْهِمْ وَرُضَاض مِنْ الْأَلْوَاح ﴿تَحْمِلهُ الْمَلَائِكَة﴾ حَال مِنْ فَاعِل يَأْتِيكُمْ ﴿إنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَة لَكُمْ﴾ عَلَى مُلْكه ﴿إن كنتم مؤمنين﴾ فَحَمَلَتْهُ الْمَلَائِكَة بَيْن السَّمَاء وَالْأَرْض وَهُمْ يَنْظُرُونَ إلَيْهِ حَتَّى وَضَعَتْهُ عِنْد طَالُوت فَأَقَرُّوا بِمُلْكِهِ وَتَسَارَعُوا إلَى الْجِهَاد فَاخْتَارَ مِنْ شَبَابهمْ سَبْعِينَ أَلْفًا
٢٤ -
Dan nabi mereka berkata kepada mereka [ketika mereka meminta darinya suatu bukti atas kerajaannya], "Sesungguhnya tanda kerajaannya ialah datangnya tabut [sebuah peti yang di dalamnya terdapat gambar-gambar para nabi, yang diturunkan kepada Nabi Adam dan terus berada pada mereka hingga kaum 'Amaliqah mengalahkan mereka dan mengambilnya; mereka dulunya memohon kemenangan dengannya atas musuh mereka, memajukannya dalam peperangan, dan merasa tenang dengannya sebagaimana yang difirmankan oleh Allah Ta'ala] kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan [ketenteraman bagi hati kalian] dari Tuhanmu dan peninggalan dari apa yang ditinggalkan oleh keluarga Musa dan keluarga Harun [yaitu sepasang sandal Nabi Musa, tongkatnya, sorban Nabi Harun, satu qafiz dari Al-Manna yang dulu diturunkan kepada mereka, serta pecahan-pecahan luh], yang diusung oleh malaikat [menjadi hal dari subjek lafaz 'ya'tiyakum']. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu [atas kerajaannya] jika kamu orang-orang yang beriman." Maka para malaikat membawanya di antara langit dan bumi sedangkan mereka melihatnya, hingga para malaikat meletakkannya di sisi Thalut. Lalu mereka pun mengakui kerajaannya dan bersegera menuju jihad, maka Thalut memilih tujuh puluh ribu pemuda dari kalangan mereka. [24 -]