Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَقَالَ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا﴾ لَا يَخَافُونَ الْبَعْث ﴿لَوْلَا﴾ هَلَّا ﴿أَنْزَلَ عَلَيْنَا الْمَلَائِكَة﴾ فَكَانُوا رُسُلًا إلَيْنَا ﴿أَوْ نَرَى رَبّنَا﴾ فَنُخْبَر بِأَنَّ محمدا رسوله قال تعالى ﴿لَقَدْ اسْتَكْبَرُوا﴾ تَكَبَّرُوا ﴿فِي﴾ شَأْن ﴿أَنْفُسهمْ وَعَتَوْا﴾ طَغَوْا ﴿عُتُوًّا كَبِيرًا﴾ بِطَلَبِهِمْ رُؤْيَة اللَّه تَعَالَى فِي الدُّنْيَا وَعَتَوْا بِالْوَاوِ عَلَى أَصْلِهِ بِخِلَافِ عِتِيّ بِالْإِبْدَالِ فِي مَرْيَم ٢ -
Dan berkatalah orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami [yakni tidak takut akan hari kebangkitan], "Mengapa tidak [atau mengapa tidak] diturunkan malaikat kepada kita [sehingga mereka menjadi rasul bagi kami] atau kita melihat Tuhan kita [lalu kami diberitahu bahwa Muhammad adalah utusan-Nya]?" [Allah Ta'ala berfirman:] Sungguh mereka telah menyombongkan diri [yakni bersikap takabur] dalam [urusan] diri mereka sendiri dan mereka telah melampaui batas [yakni berbuat sewenang-wenang] dengan melampaui batas yang sebesar-besarnya [karena tuntutan mereka untuk melihat Allah Ta'ala di dunia. Kata 'at-aw' ditulis dengan huruf wawu sesuai dengan bentuk asalnya, berbeda dengan kata 'itiyya' yang mengalami penggantian huruf (ibdal) dalam surah Maryam].