Tafsir Al-Jalalayn
﴿إنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّه وَيَقْتُلُونَ﴾ وَفِي قِرَاءَة يُقَاتِلُونَ ﴿النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ حَقّ وَيَقْتُلُونَ الَّذِينَ يَأْمُرُونَ بِالْقِسْطِ﴾ بِالْعَدْلِ ﴿مِنْ النَّاس﴾ وَهُمْ الْيَهُود رُوِيَ أَنَّهُمْ قَتَلُوا ثَلَاثَة وَأَرْبَعِينَ نَبِيًّا فَنَهَاهُمْ مِائَة وَسَبْعُونَ مِنْ عِبَادهمْ فَقَتَلُوهُمْ مِنْ يَوْمهمْ ﴿فَبَشِّرْهُمْ﴾ أَعْلِمْهُمْ ﴿بِعَذَابٍ أَلِيم﴾ مُؤْلِم وَذِكْر الْبِشَارَة تَهَكُّم بِهِمْ وَدَخَلَتْ الْفَاء فِي خَبَر إنَّ لِشَبَهِ اسْمهَا الْمَوْصُول بِالشَّرْطِ ٢ -
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh [dalam satu qiraat dibaca 'yuqaatiluuna' (memerangi)] para nabi tanpa alasan yang benar dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil [keadilan. Mereka adalah orang-orang Yahudi; diriwayatkan bahwa mereka membunuh empat puluh tiga nabi, lalu seratus tujuh puluh orang dari kalangan ahli ibadah mereka melarang tindakan tersebut, maka mereka pun membunuh orang-orang saleh itu pada hari itu juga], maka sampaikanlah kabar gembira kepada mereka [beritahukanlah kepada mereka] tentang azab yang pedih [yang menyakitkan. Penyebutan 'kabar gembira' di sini merupakan bentuk ejekan/olokan terhadap mereka. Dan huruf fa' masuk pada khabar 'inna' karena kemiripan isim maushul-nya dengan syarat].