﴿ذَلِكَ﴾ الْمَذْكُور مِنْ أَمْر عِيسَى ﴿نَتْلُوهُ﴾ نَقُصّهُ ﴿عَلَيْك﴾ يَا مُحَمَّد ﴿مِنْ الْآيَات﴾ حَال مِنْ الْهَاء فِي نَتْلُوهُ وَعَامِله مَا فِي ذَلِكَ مِنْ مَعْنَى الْإِشَارَة ﴿وَالذِّكْر الْحَكِيم﴾ الْمُحْكَم أَيْ القرآن
٥ -
Demikianlah [yang disebutkan tentang urusan Isa itu], Kami membacakannya [yakni Kami kisahkan ia] kepadamu [wahai Muhammad] sebagian dari ayat-ayat [menjadi 'hal' (keterangan keadaan) dari kata ganti 'hu' (nya) pada lafaz 'natluuhu', dan amil-nya adalah makna isyarat yang terkandung dalam lafaz 'dzalika'] dan Kitab yang penuh hikmah [yakni yang kokoh, yaitu Al-Qur'an]. 5 -