﴿يأيها الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا﴾ مَعَ نَبِيّكُمْ ﴿كَاَلَّذِينَ آذَوْا مُوسَى﴾ بِقَوْلِهِمْ مَثَلًا مَا يَمْنَعهُ أَنْ يَغْتَسِل مَعَنَا إلَّا أَنَّهُ آدَر ﴿فَبَرَّأَهُ اللَّه مِمَّا قَالُوا﴾ بِأَنْ وَضَعَ ثَوْبه عَلَى حَجَر لِيَغْتَسِل فَفَرَّ الْحَجَر بِهِ حَتَّى وَقَفَ بَيْن مَلَأ مِنْ بَنِي إسْرَائِيل فَأَدْرَكَهُ مُوسَى فَأَخَذَ ثَوْبه فَاسْتَتَرَ بِهِ فَرَأَوْهُ وَلَا أُدْرَة بِهِ وَهِيَ نَفْخَة فِي الْخُصْيَة ﴿وَكَانَ عِنْد اللَّه وَجِيهًا﴾ ذَا جَاه وَمِمَّا أُوذِيَ بِهِ نَبِيّنَا ﷺ أَنَّهُ قَسَم قَسْمًا فَقَالَ رَجُل هَذِهِ قِسْمَة مَا أُرِيد بِهَا وَجْه اللَّه تَعَالَى فَغَضِبَ النَّبِيّ ﷺ مِنْ ذَلِكَ وَقَالَ يَرْحَم اللَّه مُوسَى لَقَدْ أُوذِيَ بِأَكْثَر مِنْ هَذَا فَصَبَرَ رواه البخاري
٧ -
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadi [terhadap Nabi kalian] seperti orang-orang yang menyakiti Musa [misalnya dengan perkataan mereka, 'Tidak ada yang menghalanginya untuk mandi bersama kita melainkan karena dia menderita penyakit hernia (adzar)'], maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan [yaitu dengan cara dia meletakkan pakaiannya di atas sebuah batu untuk mandi, lalu batu itu membawa lari pakaiannya hingga berhenti di hadapan pemuka Bani Israil. Musa pun mengejarnya lalu mengambil pakaiannya dan menutup diri dengannya. Maka mereka melihatnya dan ternyata dia tidak menderita penyakit hernia (yaitu pembengkakan pada buah zakar)]. Dan dia di sisi Allah mempunyai kedudukan yang terhormat [mempunyai kedudukan yang tinggi. Di antara bentuk gangguan yang dialami oleh Nabi kita ﷺ adalah ketika beliau membagikan suatu pembagian, lalu seorang laki-laki berkata, 'Ini adalah pembagian yang tidak mengharapkan rida Allah Ta'ala.' Maka Nabi ﷺ marah mendengar hal itu dan bersabda, 'Semoga Allah merahmati Musa, sungguh dia telah disakiti dengan yang lebih dari ini, namun dia tetap bersabar.' (Diriwayatkan oleh al-Bukhari)]." 7 -