﴿ضَرَبَ اللَّه﴾ لِلْمُشْرِكِ وَالْمُوَحِّد ﴿مَثَلًا رَجُلًا﴾ بَدَل مِنْ مَثَلًا ﴿فِيهِ شُرَكَاء مُتَشَاكِسُونَ﴾ مُتَنَازِعُونَ سَيِّئَة أخلاقهم ﴿ورجلا سالما﴾ خَالِصًا ﴿لِرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا﴾ تَمْيِيز أَيْ لَا يَسْتَوِي الْعَبْد لِجَمَاعَةٍ وَالْعَبْد لِوَاحِدٍ فَإِنَّ الْأَوَّل إذَا طَلَبَ مِنْهُ كُلّ مِنْ مَالِكَيْهِ خِدْمَته فِي وَقْت وَاحِد تَحَيَّرَ فِيمَنْ يَخْدُمهُ مِنْهُمْ وَهَذَا مَثَل لِلْمُشْرِكِ وَالثَّانِي مَثَل لِلْمُوَحِّدِ ﴿الْحَمْدُ لِلَّهِ﴾ وَحْده ﴿بَلْ أَكْثَرهمْ﴾ أَيْ أَهْل مَكَّة ﴿لَا يَعْلَمُونَ﴾ مَا يَصِيرُونَ إلَيْهِ مِنْ العذاب فيشركون
٣ -
Allah membuat [bagi orang musyrik dan orang yang mengesakan-Nya] perumpamaan seorang laki-laki [sebagai badal dari 'matsalan'] yang dimiliki oleh beberapa orang berserikat yang berselisih [yang saling bertengkar dan buruk akhlaknya] dan seorang budak yang patuh [sepenuhnya] kepada satu orang saja. Adakah kedua budak itu sama keadaannya [sebagai tamyiz, maksudnya tidaklah sama seorang budak milik bersama dengan seorang budak milik satu orang; karena budak yang pertama, jika masing-masing pemiliknya meminta pelayanannya pada waktu yang sama, ia akan bingung siapa yang harus dilayaninya terlebih dahulu, dan ini adalah perumpamaan bagi orang musyrik, sedangkan yang kedua adalah perumpamaan bagi orang yang mengesakan Allah]? Segala puji bagi Allah [semata], tetapi kebanyakan mereka [yaitu penduduk Makkah] tidak mengetahui [apa yang akan mereka alami berupa azab, sehingga mereka mempersekutukan Allah]. 3 -