Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَمَنْ﴾ أَيْ لَا أَحَد ﴿أَظْلَم مِمَّنْ كَذَّبَ عَلَى اللَّه﴾ بِنِسْبَةِ الشَّرِيك وَالْوَلَد إلَيْهِ ﴿وَكَذَّبَ بِالصَّدْقِ﴾ بِالْقُرْآنِ ﴿إذْ جَاءَهُ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّم مَثْوًى﴾ مَأْوًى ﴿لِلْكَافِرِينَ﴾ بَلَى ٣ -
Maka siapakah [yakni tidak ada seorang pun] yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan Allah [dengan menyandarkan sekutu dan anak kepada-Nya] dan mendustakan kebenaran [yakni Al-Qur'an] ketika kebenaran itu datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahanam ada tempat tinggal [yakni tempat menetap] bagi orang-orang kafir? [Tentu saja ada]. 3 -