Tafsir Al-Jalalayn
﴿ولئن﴾ لام قسم ﴿سألتهم من خلق السماوات والأرض ليقولن الله قل أفرأيتم مَا تَدْعُونَ﴾ تَعْبُدُونَ ﴿مِنْ دُون اللَّه﴾ أَيْ الْأَصْنَام ﴿إنْ أَرَادَنِي اللَّه بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَات ضُرّه ?﴾ لَا ﴿أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَات رَحْمَته﴾ لَا وَفِي قِرَاءَة بِالْإِضَافَةِ فِيهِمَا ﴿قُلْ حَسْبِيَ اللَّه عَلَيْهِ يَتَوَكَّل الْمُتَوَكِّلُونَ﴾ يثق الواثقون ٣ -
Dan sungguh jika [huruf lam di sini adalah lam qasam] kamu tanyakan kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Niscaya mereka pasti berkata, "Allah." Katakanlah, "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru [kamu sembah] selain Allah [yaitu berhala-berhala], jika Allah menghendaki kemudaratan menimpaku, apakah mereka dapat menghilangkan kemudaratan-Nya?" [Tentu tidak], "atau jika Allah menghendaki rahmat untukku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?" [Tentu tidak. Dan dalam satu qiraat dibaca dengan idhafah pada kedua lafaz tersebut]. Katakanlah, "Cukuplah Allah bagiku." Kepada-Nyalah bertawakal orang-orang yang berserah diri [orang-orang yang menaruh kepercayaan].