﴿يأيها الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَحِلّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاء﴾ أَيْ ذَاتهنَّ ﴿كَرْهًا﴾ بِالْفَتْحِ وَالضَّمّ لُغَتَانِ أَيْ مُكْرِهِيهِنَّ عَلَى ذَلِكَ كَانُوا فِي الْجَاهِلِيَّة يَرِثُونَ نِسَاء أَقْرِبَائِهِمْ فَإِنْ شَاءُوا تَزَوَّجُوهُنَّ بِلَا صَدَاق أَوْ زَوَّجُوهُنَّ وَأَخَذُوا صَدَاقهنَّ أَوْ عَضَلُوهُنَّ حَتَّى يَفْتَدِينَ بِمَا وَرِثْنَهُ أَوْ يَمُتْنَ فَيَرِثُوهُنَّ فَنُهُوا عَنْ ذَلِكَ ﴿وَلَا﴾ أَنْ ﴿تَعْضُلُوهُنَّ﴾ أَيْ تَمْنَعُوا أَزْوَاجكُمْ عَنْ نِكَاح غَيْركُمْ بِإِمْسَاكِهِنَّ وَلَا رَغْبَة لَكُمْ فِيهِنَّ ضِرَارًا ﴿لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوهُنَّ﴾ مِنْ الْمَهْر ﴿إلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَة﴾ بِفَتْحِ الْيَاء وَكَسْرهَا أَيْ بَيَّنَتْ أَوْ هِيَ بَيِّنَة أَيْ زِنًا أَوْ نُشُوز فَلَكُمْ أَنْ تُضَارُّوهُنَّ حَتَّى يَفْتَدِينَ مِنْكُمْ وَيَخْتَلِعْن ﴿وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ﴾ أَيْ بِالْإِجْمَالِ فِي الْقَوْل وَالنَّفَقَة وَالْمَبِيت ﴿فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ﴾ فَاصْبِرُوا ﴿فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَل اللَّه فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا﴾ وَلَعَلَّهُ يَجْعَل فِيهِنَّ ذَلِكَ بِأَنْ يَرْزُقكُمْ مِنْهُنَّ وَلَدًا صَالِحًا
٢ -
[Wahai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mewarisi wanita] maksudnya diri para wanita itu [secara paksa] dengan membaca fathah (karhan) atau dhammah (kurhan), dua dialek, yakni dengan memaksa mereka melakukan hal itu. Dulu pada zaman jahiliyah, mereka mewarisi wanita-wanita kerabat mereka; jika mau mereka menikahi wanita-wanita itu tanpa mahar, atau menikahkan mereka lalu mengambil maharnya, atau menghalangi mereka sampai mereka membebas-tebus diri mereka dengan apa yang mereka warisi atau sampai mereka mati lalu diwarisi lagi; maka mereka dilarang melakukan hal tersebut. [Dan janganlah] kamu [menyusahkan mereka] maksudnya menghalangi istri-istrimu dari menikah dengan orang lain dengan menahan mereka padahal kamu tidak lagi menyukai mereka untuk memberi kemudaratan kepada mereka [karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya] berupa mahar, [kecuali bila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata] dengan membaca fathah atau kasrah pada huruf ya' (mubayyanah / mubayyinah), maksudnya tampak jelas, yaitu perzinaan atau nusyuz; maka kamu boleh menyusahkan mereka sampai mereka membayar tebusan kepada kamu dan meminta khulu'. [Dan bergaullah dengan mereka secara patut] yaitu dengan bersikap baik dalam perkataan, nafkah, dan pembagian giliran menginap. [Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka] maka bersabarlah, [maka mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak] dan boleh jadi Allah menjadikan pada mereka kebaikan itu dengan dikaruniai-Nya kamu dari mereka anak yang saleh. 2 -