ثُمَّ ﴿النَّار يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا﴾ يُحْرَقُونَ بِهَا ﴿غُدُوًّا وَعَشِيًّا﴾ صَبَاحًا وَمَسَاء ﴿وَيَوْم تَقُوم السَّاعَة﴾ يُقَال ﴿ادخلوا﴾ يا ﴿آل فرعون﴾ وفي قراءة بفتح الهمزة وكسر الخاء أمر للملائكة ﴿أشد العذاب﴾ عذاب جهنم
٤ - ﴿و﴾ اذكر ﴿إِذْ يَتَحَاجُّونَ﴾ يَتَخَاصَم الْكُفَّار ﴿فِي النَّار فَيَقُول الضُّعَفَاء لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا﴾ جَمْع تَابِع ﴿فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ﴾ دَافِعُونَ ﴿عَنَّا نصيبا﴾ جزاء ﴿من النار﴾
٤ -
Kemudian [kepada] neraka [mereka dihadapkan kepadanya, yaitu dibakar dengannya] pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat [dikatakan]: "Masuklah [wahai] kaum Firaun [menurut satu qiraat dibaca 'adkhiluu' dengan hamzah fathah dan kha kasrah sebagai perintah kepada para malaikat, yaitu masukkanlah kaum Firaun] ke dalam azab yang sangat keras!" [yaitu azab jahanam]. Dan [ingatlah] ketika mereka saling berbantah-bantahan [orang-orang kafir saling berdebat] di dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu [kata *taba'* adalah bentuk jamak dari *tabi'*], maka mampukah kamu menghindarkan [menolak] dari kami sebagian [bagian] azab neraka?"