﴿وَقَالُوا﴾ أَيْ مُنْكِرُو الْبَعْث ﴿مَا هِيَ﴾ أَيْ الْحَيَاة ﴿إلَّا حَيَاتنَا﴾ الَّتِي فِي ﴿الدُّنْيَا نَمُوت وَنَحْيَا﴾ أَيْ يَمُوت بَعْض وَيَحْيَا بَعْض بِأَنْ يُولَدُوا ﴿وَمَا يُهْلِكنَا إلَّا الدَّهْر﴾ أَيْ مُرُور الزمان قال تعالى ﴿وَمَا لَهُمْ بِذَلِكَ﴾ الْمَقُول ﴿مِنْ عِلْم إنْ﴾ ما ﴿هم إلا يظنون
٢ -
Dan mereka berkata [yaitu orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan], 'Tidak ada ia [yaitu kehidupan ini] melainkan kehidupan kita [yang ada di] dunia, kita mati dan kita hidup [yaitu sebagian mati dan sebagian lagi hidup dengan cara dilahirkan], dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa [yaitu berlalunya waktu].' Allah Ta'ala berfirman, 'Dan mereka tidak mempunyai tentang hal itu [apa yang mereka katakan] suatu pengetahuan pun, tidak lain [tiada lain] mereka hanyalah menduga-duga.' 2 -