﴿مَنْ يُصْرَف﴾ بِالْبِنَاءِ لِلْمَفْعُولِ أَيْ الْعَذَاب وَلِلْفَاعِلِ أَيْ اللَّه وَالْعَائِد مَحْذُوف ﴿عَنْهُ يَوْمئِذٍ فَقَدْ رَحِمَهُ﴾ تَعَالَى أَيْ أَرَادَ لَهُ الْخَيْر ﴿وَذَلِكَ الْفَوْز الْمُبِين﴾ النَّجَاة الظَّاهِرَة
١ -
Barang siapa dijauhkan [dibaca majhul/pasif yakni azab itu, atau dibaca ma'lum/aktif yakni Allah, dan kata ganti yang kembali kepadanya dibuang] darinya pada hari itu, sungguh Dia telah merahmatinya [Allah Ta'ala merahmatinya, maksudnya menginginkan kebaikan baginya]. Dan itulah kemenangan yang nyata [keselamatan yang jelas].