﴿فَلَمَّا رَأَى الشَّمْس بَازِغَة قَالَ هَذَا﴾ ذَكَرَهُ لتذكير خَبَره ﴿رَبِّي هَذَا أَكْبَر﴾ مِنْ الْكَوْكَب وَالْقَمَر ﴿فَلَمَّا أَفَلَتْ﴾ وَقَوِيَتْ عَلَيْهِمْ الْحُجَّة وَلَمْ يَرْجِعُوا ﴿قَالَ يَا قَوْم إنِّي بَرِيء مِمَّا تُشْرِكُونَ﴾ بِاَللَّهِ مِنْ الْأَصْنَام وَالْأَجْرَام الْمُحْدَثَة الْمُحْتَاجَة إلَى مُحْدِث فَقَالُوا لَهُ مَا تَعْبُد
٧ -
Kemudian ketika dia melihat matahari terbit, dia berkata, "Inilah [diingatkan bentuk mudzakkar-nya (*hadza*) karena *khabar*-nya berbentuk *mudzakkar*] Tuhanku, ini yang lebih besar [daripada bintang dan bulan]." Maka ketika matahari itu terbenam [dan argumen/hujjah semakin kuat atas mereka tetapi mereka tidak juga kembali kepada kebenaran], dia berkata, "Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan [dengan Allah, yaitu berupa berhala-berhala dan benda-benda langit yang baru diciptakan dan membutuhkan Pencipta." Lalu mereka berkata kepadanya, "Lalu apa yang kamu sembah?"].