Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَقَالُوا لَوْلَا﴾ هَلَّا ﴿أُنْزِلَ عَلَيْهِ﴾ عَلَى مُحَمَّد ﷺ ﴿مَلَك﴾ يُصَدِّقهُ ﴿وَلَوْ أَنْزَلْنَا مَلَكًا﴾ كَمَا اقْتَرَحُوا فَلَمْ يُؤْمِنُوا ﴿لَقُضِيَ الْأَمْر﴾ بِهَلَاكِهِمْ ﴿ثُمَّ لَا يُنْظَرُونَ﴾ يُمْهَلُونَ لِتَوْبَةٍ أَوْ مَعْذِرَة كَعَادَةِ اللَّه فِيمَنْ قَبْلهمْ مِنْ إهْلَاكهمْ عِنْد وُجُود مُقْتَرَحهمْ إذَا لَمْ يُؤْمِنُوا
"Dan mereka berkata, 'Mengapa tidak" [mengapa tidak] "diturunkan kepadanya" [kepada Muhammad ﷺ] "seorang malaikat'" [yang membenarkannya?]. "Dan sekiranya Kami menurunkan seorang malaikat" [sebagaimana usulan mereka, lalu mereka tidak beriman], "niscaya selesailah urusan itu" [dengan kebinasaan mereka], "kemudian mereka tidak diberi penangguhan" [tidak diberi tempo untuk bertobat atau mengajukan alasan, sebagaimana sunnatullah pada umat-umat sebelum mereka yang dibinasakan ketika usulan mereka dipenuhi namun mereka tetap tidak beriman].