﴿أولم ينظروا في ملكوت﴾ ملك ﴿السماوات وَالْأَرْض وَ﴾ فِي ﴿مَا خَلَقَ اللَّه مِنْ شَيْء﴾ بَيَان لِمَا فَيَسْتَدِلُّوا بِهِ عَلَى قُدْرَة صَانِعه وَوَحْدَانِيّته ﴿و﴾ فِي ﴿أَنْ﴾ أَيْ أَنَّهُ ﴿عَسَى أَنْ يَكُون قَدْ اقْتَرَبَ﴾ قَرُبَ ﴿أَجَلهمْ﴾ فَيَمُوتُوا كُفَّارًا فَيَصِيرُوا إلَى النَّار فَيُبَادِرُوا إلَى الإيمان ﴿فبأي حديث بعده﴾ أي القرآن ﴿يؤمنون﴾
١٨ -
Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan [kekuasaan] langit dan bumi dan [pada] segala sesuatu yang diciptakan Allah [sebagai penjelasan bagi 'maa', sehingga mereka mengambil petunjuk atas kekuasaan Penciptanya dan keesaan-Nya] dan [pada] bahwa [maksudnya bahwa sesungguhnya] mudah-mudahan telah dekat [sudah hampir dekat] ajal mereka [sehingga mereka mati dalam keadaan kafir lalu masuk ke dalam neraka, maka hendaknya mereka bersegera beriman]? Maka kepada perkataan mana lagikah sesudah ini [yakni Al-Qur'an ini] mereka akan beriman?