Tafsir Al-Jalalayn
﴿و﴾ أَرْسَلْنَا ﴿إلَى ثَمُود﴾ بِتَرْكِ الصَّرْف مُرَادًا بِهِ الْقَبِيلَة ﴿أَخَاهُمْ صَالِحًا قَالَ يَا قَوْم اُعْبُدُوا اللَّه مَا لَكُمْ مِنْ إلَه غَيْره قَدْ جَاءَتْكُمْ بَيِّنَة﴾ مُعْجِزَة ﴿مِنْ رَبّكُمْ﴾ عَلَى صِدْقِي ﴿هَذِهِ نَاقَة اللَّه لَكُمْ آيَة﴾ حَال عَامِلهَا مَعْنَى الْإِشَارَة وَكَانُوا سَأَلُوهُ أَنْ يُخْرِجهَا لَهُمْ مِنْ صَخْرَة عَيَّنُوهَا ﴿فَذَرُوهَا تَأْكُل فِي أَرْض اللَّه وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ﴾ بِعَقْرٍ أَوْ ضرب ﴿فيأخذكم عذاب أليم﴾ ٧ -
Dan [Kami telah mengutus] kepada kaum Tsamud [dibaca tanpa *tanwin/tsarf* karena yang dimaksud adalah nama kabilah] saudara mereka, Saleh. Ia berkata, "Wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Sungguh telah datang kepadamu bukti yang nyata [yakni mukjizat] dari Tuhanmu [atas kebenaranku]. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu [berkedudukan sebagai *hal* yang *'amil*-nya adalah makna isyarat, dan mereka dahulu meminta kepadanya agar mengeluarkan unta itu dari batu besar yang mereka tentukan]. Maka biarkanlah ia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu menyentuhnya dengan kejahatan [seperti melukai/menyembelihnya atau memukulnya], yang menyebabkan kamu akan ditimpa azab yang pedih."