Tafsir Al-Jalalayn
﴿ذَلِكَ﴾ أَيْ تَعْذِيب الْكَفَرَة ﴿بِأَنْ﴾ أَيْ بِسَبَبِ أَنَّ ﴿اللَّه لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَة أَنْعَمَهَا عَلَى قَوْم﴾ مُبَدِّلًا لَهَا بِالنِّقْمَةِ ﴿حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ﴾ يُبَدِّلُوا نِعْمَتهمْ كُفْرًا كَتَبْدِيلِ كُفَّار مَكَّة إطْعَامهمْ مِنْ جُوع وَأَمْنهمْ مِنْ خَوْف وَبَعْث النَّبِيّ ﷺ إلَيْهِمْ بِالْكُفْرِ وَالصَّدّ عَنْ سَبِيل اللَّه وَقِتَال الْمُؤْمِنِينَ ﴿وإن الله سميع عليم﴾ ٥ -
(Demikian itu) [yakni siksaan terhadap orang-orang kafir] (adalah karena) [yakni disebabkan karena] (sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum) [dengan menggantikannya dengan siksaan] (hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri) [dengan mengganti kenikmatan mereka dengan kekafiran, seperti halnya penggantian yang dilakukan oleh orang-orang kafir Mekah terhadap nikmat kecukupan makanan dari kelaparan, rasa aman dari ketakutan, dan diutusnya Nabi ﷺ kepada mereka, dengan kekafiran, menghalangi dari jalan Allah, serta memerangi orang-orang beriman] (dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).