﴿فِي لَوْح﴾ هُوَ فِي الْهَوَاء فَوْق السَّمَاء السَّابِعَة ﴿مَحْفُوظ﴾ بِالْجَرِّ مِنْ الشَّيَاطِين وَمِنْ تَغْيِير شَيْء مِنْهُ طُوله مَا بَيْن السَّمَاء وَالْأَرْض وعرضه ما بين المشرق والمغرب وهو من درة بيضاء قاله بن عباس ﵄
[tersimpan dalam Lauh] yakni berada di udara di atas langit ketujuh [yang terpelihara] dibaca jar (*mahfuzhin*), yaitu terpelihara dari setan-setan dan dari perubahan sesuatu pun darinya. Panjanngnya antara langit dan bumi, sedangkan lebarnya antara timur dan barat, dan ia terbuat dari mutiara putih; demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas ﵄.