Tafsir Al-Jalalayn
﴿فَلَا تُعْجِبك أَمْوَالهمْ وَلَا أَوْلَادهمْ﴾ أَيْ لَا تَسْتَحْسِن نِعَمنَا عَلَيْهِمْ فَهِيَ اسْتِدْرَاج ﴿إنَّمَا يُرِيد اللَّه لِيُعَذِّبهُمْ﴾ أَيْ أَنْ يُعَذِّبهُمْ ﴿بِهَا فِي الْحَيَاة الدُّنْيَا﴾ بِمَا يَلْقَوْنَ فِي جَمْعهَا مِنْ الْمَشَقَّة وَفِيهَا مِنْ الْمَصَائِب ﴿وَتَزْهَق﴾ تَخْرُج ﴿أَنْفُسهمْ وَهُمْ كَافِرُونَ﴾ فَيُعَذِّبهُمْ فِي الْآخِرَة أَشَدّ الْعَذَاب ٥ -
Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka membuatmu kagum [maksudnya janganlah engkau menganggap baik nikmat Kami kepada mereka, karena hal itu adalah bentuk *istidraj* (jebakan berupa nikmat)]. Sesungguhnya Allah hanya menghendaki untuk menyiksa mereka [yakni bahwa Allah hendak menyiksa mereka] dengan [harta dan anak-anak] itu dalam kehidupan dunia [berupa kesulitan yang mereka hadapi dalam mengumpulkannya dan musibah-musibah yang ada padanya], dan melayang [keluar] nyawa mereka sedang mereka dalam keadaan kafir [sehingga Allah menyiksa mereka di akhirat dengan siksaan yang paling pedih].