﴿وَلَمَّا تَوَجَّهَ﴾ قَصَدَ بِوَجْهِهِ ﴿تِلْقَاء مَدْيَن﴾ جِهَتهَا وَهِيَ قَرْيَة شُعَيْب مَسِيرَة ثَمَانِيَة أَيَّام مِنْ مِصْر سُمِّيَتْ بِمَدْيَن بْن إبْرَاهِيم وَلَمْ يَكُنْ
[Dan ketika ia menghadap] mengarahkan wajahnya [ke arah Madyan] ke jurusannya, yaitu desa Nabi Syuaib yang berjarak delapan hari perjalanan dari Mesir, dinamai demikian menurut Madyan bin Ibrahim, dan belum pernah