Tafsir Al-Jalalayn
﴿وَقَالَتْ امْرَأَة فِرْعَوْن﴾ وَقَدْ هَمَّ مَعَ أَعْوَانه بقتله هو ﴿قرت عَيْن لِي وَلَك لَا تَقْتُلُوهُ عَسَى أَنْ يَنْفَعنَا أَوْ نَتَّخِذهُ وَلَدًا﴾ فَأَطَاعُوهَا ﴿وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ﴾ بِعَاقِبَةِ أَمْرهمْ مَعَهُ ١ -
Dan istri Firaun berkata [ketika Firaun bersama para pembantunya bermaksud membunuh Musa], "[Dia adalah] penambat hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan dia bermanfaat bagi kita atau kita memungutnya sebagai anak." Maka mereka mematuhinya, sedangkan mereka tidak menyadari [akibat dari urusan mereka bersamanya].