﴿إنَّ الدِّين﴾ الْمَرَضِيّ ﴿عِنْد اللَّه﴾ هُوَ ﴿الْإِسْلَام﴾ أَيْ الشَّرْع الْمَبْعُوث بِهِ الرُّسُل الْمَبْنِيّ عَلَى التَّوْحِيد وَفِي قِرَاءَة بِفَتْحِ أَنَّ بَدَل مِنْ أَنَّهُ إلَخْ بَدَل اشْتِمَال ﴿وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَاب﴾ الْيَهُود وَالنَّصَارَى فِي الدِّين بِأَنْ وَحَّدَ بَعْض وَكَفَرَ بَعْض ﴿إلَّا مِنْ بَعْد مَا جَاءَهُمْ الْعِلْم﴾ بِالتَّوْحِيدِ ﴿بَغْيًا﴾ مِنْ الْكَافِرِينَ ﴿بينهم ومن يكفر بآيات الله﴾ ﴿فَإِنَّ اللَّه سَرِيع الْحِسَاب﴾
أَيْ الْمُجَازَاة لَهُ
٢ -
Sesungguhnya agama [yang diridhai] di sisi Allah ialah [agama] Islam [yakni syariat yang dibawakan oleh para rasul yang didasarkan pada tauhid. Dan menurut suatu qiraat dibaca dengan 'Anna' sebagai badal isytimal dari 'Annahu' dan seterusnya]. Dan tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab [yakni kaum Yahudi dan Nasrani] tentang agama [di mana sebagian mengesakan Allah dan sebagian lagi kafir] melainkan setelah sampai kepada mereka ilmu [tentang tauhid], karena kedengkian [dari orang-orang kafir] di antara mereka. Dan barang siapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh Allah sangat cepat perhitungan-Nya [yakni cepat dalam memberikan balasan kepadanya].
2 -