Tafsir Al-Jalalayn
﴿يأيها الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوت النَّبِيّ إلَّا أَنْ يُؤْذَن لَكُمْ﴾ فِي الدُّخُول بِالدُّعَاءِ ﴿إلَى طَعَام﴾ فَتَدْخُلُوا ﴿غَيْر نَاظِرِينِ﴾ مُنْتَظِرِينَ ﴿إنَاهُ﴾ نُضْجه مَصْدَر أَنِيَ يَأْنِي ﴿وَلَكِنْ إذَا دُعِيتُمْ فَادْخُلُوا فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَانْتَشِرُوا وَلَا﴾ تَمْكُثُوا ﴿مُسْتَأْنِسِينَ لِحَدِيثٍ﴾ مِنْ بَعْضكُمْ لِبَعْضٍ ﴿إنَّ ذَلِكُمْ﴾ الْمُكْث ﴿كَانَ يؤذي النبي فيستحيي منكم﴾ أن يخرجكم ﴿والله لا يستحيي مِنْ الْحَقّ﴾ أَنْ يُخْرِجكُمْ أَيْ لَا يَتْرُك بيانه وقريء يَسْتَحْيِ بِيَاءٍ وَاحِدَة ﴿وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ﴾ أَيْ أَزْوَاج النَّبِيّ ﷺ ﴿مَتَاعًا فَسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاء حِجَاب﴾ سِتْر ﴿ذَلِكُمْ أَطْهَر لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبهنَّ﴾ مِنْ الْخَوَاطِر الْمُرِيبَة ﴿وَمَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُؤْذُوا رَسُول اللَّه﴾ بِشَيْءٍ ﴿وَلَا أَنْ تَنْكِحُوا أَزْوَاجه مِنْ بَعْده أَبَدًا إنَّ ذَلِكُمْ كان عند الله﴾ ذنبا ﴿عظيما﴾ ٥ -
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali jika kamu diizinkan" [untuk masuk dengan jalan diundang] "untuk makan" [maka masuklah], "dengan tidak menunggu-nunggu" [menanti-nanti] "waktu masak makanannya" [yaitu matangnya makanan, bentuk masdar dari 'aniya ya'ni]. "Namun, jika kamu diundang, masuklah, dan apabila kamu selesai makan, bertebaranlah kamu tanpa" [berdiam diri] "mengobrol" [antara sebagian kamu dengan sebagian yang lain]. "Sesungguhnya yang demikian itu" [berdiam diri tersebut] "dapat menyakiti Nabi, lalu dia malu kepadamu" [untuk menyuruh kamu keluar], "dan Allah tidak malu" [menyampaikan] "kebenaran" [untuk menyuruh kamu keluar, yakni Dia tidak meninggalkan penjelasannya; dan dibaca 'yastahyi' dengan satu ya]. "Apabila kamu meminta sesuatu" [kepada mereka, yaitu istri-istri Nabi ﷺ], "maka mintalah dari belakang tabir" [penutup]. "Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka" [dari bisikan-bisikan yang meragukan]. "Dan tidak boleh kamu menyakiti Rasulullah" [dengan sesuatu apa pun] "dan tidak boleh pula menikahi istri-istrinya setelah ia meninggal selama-lamanya. Sesungguhnya yang demikian itu di sisi Allah adalah" [dosa] "yang besar."