Tafsir Al-Jalalayn
﴿ولما ضرب﴾ جعل ﴿بن مَرْيَم مَثَلًا﴾ حِين نَزَلَ قَوْله تَعَالَى ﴿إنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُون اللَّه حَصَب جَهَنَّم﴾ فَقَالَ الْمُشْرِكُونَ رَضِينَا أَنْ تَكُون آلِهَتنَا مَعَ عِيسَى لِأَنَّهُ عُبِدَ مِنْ دُون اللَّه ﴿إذَا قَوْمك﴾ أَيْ الْمُشْرِكُونَ ﴿مِنْهُ﴾ مِنْ الْمَثَل ﴿يَصِدُّونَ﴾ يَضْحَكُونَ فَرَحًا بِمَا سَمِعُوا ٥ -
Dan ketika [dijadikan] putra Maryam sebagai perumpamaan [yaitu ketika turun firman Allah Ta'ala: "Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah adalah bahan bakar Jahannam," lalu kaum musyrikin berkata: "Kami rela tuhan-tuhan kami bersama Isa, karena Isa pun disembah selain Allah"], tiba-tiba kaummu [orang-orang musyrik] darinya [dari perumpamaan itu] tertawa sorak-sorai [mereka tertawa gembira atas apa yang mereka dengar].