﴿إذْ﴾ بَدَل مِنْ يَوْم ﴿أَنْتُمْ﴾ كَائِنُونَ ﴿بِالْعُدْوَةِ الدُّنْيَا﴾ الْقُرْبَى مِنْ الْمَدِينَة وَهِيَ بِضَمِّ الْعَيْن وَكَسْرهَا جَانِب الْوَادِي ﴿وَهُمْ بِالْعُدْوَةِ الْقُصْوَى﴾ الْبُعْدَى مِنْهَا ﴿وَالرَّكْب﴾ الْعِير كَائِنُونَ بِمَكَانٍ ﴿أَسْفَل مِنْكُمْ﴾ مِمَّا يَلِي الْبَحْر ﴿وَلَوْ تَوَاعَدْتُمْ﴾ أَنْتُمْ وَالنَّفِير للقتال ﴿لاختلفتم في الميعاد وَلَكِنْ﴾ جَمَعَكُمْ بِغَيْرِ مِيعَاد ﴿لِيَقْضِيَ اللَّه أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا﴾ فِي عِلْمه وَهُوَ نَصْر الْإِسْلَام ومحق الكفر فعل ذلك ﴿لِيَهْلِك﴾ يَكْفُر ﴿مَنْ هَلَكَ عَنْ بَيِّنَة﴾ أَيْ بَعْد حُجَّة ظَاهِرَة قَامَتْ عَلَيْهِ وَهِيَ نَصْر المؤمنين مع قلتهم على الجيش الكثير ﴿ويحيى﴾ يؤمن ﴿من حي عن بينة وإن الله لسميع عليم﴾
٤ -
[Yaitu ketika] [menjadi badal dari lafaz 'yaum' (hari)] kamu [berada] di pinggir lembah yang dekat [yang lebih dekat ke Madinah; lafaz 'al-udwah' dibaca dammah atau kasrah pada huruf 'ain'-nya, yang berarti tepi lembah], sedangkan mereka berada di pinggir lembah yang jauh [yang lebih jauh dari Madinah], dan kafilah [yaitu kafilah dagang berada di suatu tempat] yang lebih rendah dari kamu [yaitu di wilayah pesisir pantai]. Sekiranya kamu mengadakan janji [antara kamu dan pasukan musuh untuk berperang], tentu kamu akan berselisih dalam menentukan waktu pertemuan itu, akan tetapi [Allah mempertemukan kamu tanpa adanya perjanjian] agar Allah menetapkan suatu urusan yang harus dilaksanakan [dalam ilmu-Nya, yaitu kemenangan Islam dan kehancuran kekafiran. Dia melakukan hal itu] agar binasa [yaitu menjadi kafir] orang yang binasa dengan keterangan yang nyata [maksudnya setelah adanya hujah yang jelas yang ditegakkan atasnya, yaitu kemenangan kaum mukmin yang berjumlah sedikit atas pasukan musuh yang berjumlah besar], dan agar hidup [yaitu menjadi beriman] orang yang hidup dengan keterangan yang nyata. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.