MUKADDIMAH
8 سورة الأنفال
بسم الله الرحمن الرحيم لَمَّا اخْتَلَفَ الْمُسْلِمُونَ فِي غَنَائِم بَدْر فَقَالَ الشُّبَّان هِيَ لَنَا لِأَنَّنَا بَاشَرْنَا الْقِتَال وَقَالَ الشُّيُوخ كُنَّا رِدْءًا لَكُمْ تَحْت الرَّايَات وَلَوْ انْكَشَفْتُمْ لَفِئْتُمْ إلَيْنَا فَلَا تَسْتَأْثِرُوا بِهَا فَنَزَلَ
8. Surat Al-Anfal.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
[Ketika kaum muslimin berselisih pendapat mengenai harta rampasan perang (ghanimah) Badr, kaum muda berkata, "Harta ini untuk kami karena kamilah yang langsung bertempur." Sedangkan kaum tua berkata, "Kami adalah pelindung bagi kalian di bawah bendera-bendera perang, seandainya kalian terdesak niscaya kalian akan kembali berinduk kepada kami, maka janganlah kalian melebihkan diri kalian atas harta itu." Maka turunlah ayat:]